Kurikulum 2013

Kurikulum 2013

kurikulum 2013 merupakan kurikulum tetap yang diterapkan oleh pemerintah untuk menggantikan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan yang telah berlaku selama kurang lebih 6 tahun. kurikulum 2013 masuk dalam masa percobaannya pada tahun 2013 dengan menjadikan beberapa sekolah menjadi sekolah rintisan.

Kurikulum 2013 memiliki tiga aspek penilaian, yaitu aspek pengetahuan, aspek keterampilan, dan aspek sikap dan perilaku. Di dalam Kurikulum 2013, terutama di dalam materi pembelajaran terdapat materi yang dirampingkan dan materi yang ditambahkan. Materi yang dirampingkan terlihat ada di materi Bahasa Indonesia, IPS, PPKn, dsb., sedangkan materi yang ditambahkan adalah materi Matematika.

Materi pelajaran tersebut (terutama Matematika) disesuaikan dengan materi pembelajaran standar Internasional sehingga pemerintah berharap dapat menyeimbangkan pendidikan di dalam negeri dengan pendidikan di luar negeri.

Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anis Baswedan, nomor 60 tahun 2014 tanggal 11 Desember 2014, maka pelaksanaan Kurikulum 2013 dihentikan dan sekolah-sekolah untuk sementara kembali menggunakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan, kecuali bagi satuan pendidikan dasar dan menengah yang sudah melaksanakannya selama 3 (tiga) semester, satuan pendidikan usia dini, dan satuan pendidikan khusus. Penghentian tersebut bersifat sementara, paling lama sampai tahun pelajaran 2019/2020.

penerapan kurikulum 2013 ini harus bisa menghadirkan guru-guru yang profesional dan kompeten dalam mengajar sehingga nantinya siswa yang dihasilkan akan memiliki akhlak yang terpuji dan aktif dalam kegiatan pembelajaran dikelas.

untuk mendapatkan hasil yang sempurna tentu tidak mudah dalam pelaksanannya. harus ada kerja sama antar warga sekolah dan siswa-siswanya. kurikulum 2013 ini baik dalam hasil nanti yang akan tercapai namun pelaksanaanya membutuhkan kerja keras yang tinggi.

pelaksanaan kurikulum 2013 tentu ada kekurangannya, diantaranya adalah kurangnya pemahaman guru dalam pendekatan scientific, kurangnya ketrampilan guru dalam merancang RPP, dan banyak guru yang belum siap secara mental dalam pelaksanaan kurikulum 2013 ini.

adapun kelebihan dari kurikulum 2013 ini diantaranya adalah siswa dituntut aktif, kreatif, dan inovatif; penilainya dari semua aspek, dan munculnya pendidikan karakter dan budi pekerti yang baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *